Apa Itu Allowance? Pentingnya untuk Perusahaan dan Karyawan
Apa Itu Allowance? Pentingnya untuk Perusahaan dan Karyawan
Karyawan yang bekerja di perusahaan tidak hanya mendapatkan gaji pokok saja. Namun perusahaan juga memberikan kompensasi lain berupa allowance.
Allowance atau tunjangan, adalah tambahan pendapatan yang diterima oleh karyawan, yang tidak hanya berupa uang namun bisa juga berbentuk benefit lain seperti leave allowance, housing allowance (seperti mess karyawan), tunjangan makan siang, dan lain sebagainya.
Beberapa benefit yang ditawarkan perusahaan digunakan untuk menarik karyawan agar mau bekerja di perusahaan tersebut.
Allowance ini juga tergantung dari kebijakan-kebijakan perusahaan, setiap perusahaan memiliki aturan yang berbeda-beda sesuai kondisi masing-masing perusahaan.
Nah, di bawah ini kita akan bahas lebih jauh tentang apa itu allowance.
Apa Itu Allowance?
Allowance berbeda dengan dan salary (gaji) yang dibayarkan tetap setiap bulannya. Perbedaannya terletak pada besaran jumlah dan kewajiban pemberian.
Allowance sifatnya tambahan dan tidak wajib, tergantung pada kebijakan masing-masing perusahaan. Namun beberapa tunjangan seperti THR, tunjangan keluarga, BPJS & BPJS TK bersifat wajib dalam undang-undang ketenagakerjaan.
Allowance sudah di atur oleh undang-undang, jenis tunjangan wajib perusahaan yang di atur oleh pemerintah adalah tunjangan hari raya (THR)
Tunjangan hari raya atau THR ini diatur melalui Kementerian Ketenagakerjaan No 6 tahun 2016. Dan sebenarnya, ini satu-satunya kewajiban yang harus dibayarkan perusahaan kepada karyawan. Namun ada beberapa tunjangan lain yang di atur oleh pemerintah.
Melalui Surat Edaran (SE) Menteri Tenaga Kerja No 7 tahun 1990 . Tunjangan dibagi menjadi dua, Tunjangan tetap dan juga Tunjangan tidak tetap. Namun, besaran tunjangan tergantung kebijakan masing-masing perusahaan.
Lalu, apa itu Tunjangan tetap dan Tunjangan tidak tepat, berikut definisinya :
1. Tunjangan Tetap
Tunjangan ini diberikan secara berkala ke karyawan, dan tidak berdasarkan absensi karyawan. Contohnya, seperti tunjangan keluarga, untuk istri dan anak. Juga ada tunjangan berupa, rumah dinas, jabatan, kesehatan dan lainnya. Tunjangan tersebut, walaupun bersifat tetap, namun juga bisa berubah tergantung kebijakan masing-masing perusahaan.
2. Tunjangan Tidak Tetap
Tunjangan tidak tetap adalah kompensasi yang diberikan untuk karyawan bisa secara langsung ataupun tidak langsung. Tunjangan ini berupa makan siang atau transportasi, dan berdasarkan kehadiran karyawan. Tidak selalu bersifat uang, namun juga bisa berbentuk kendaraan antar-jemput atau pun makanan, seperti catering.
Dan berlakunya ketentuan ini tergantung dengan kebijakan tiap perusahaan, bisa saja tunjangan uang makan atau transportasi tidak mempengaruhi dari absen karyawan, bisa masuk dalam kategori tunjangan tetap dan juga sebaliknya.
Macam-Macam Contoh Allowance
Adapun macam-macam jenis tunjangan yang dimiliki perusahaan, yang akan diberikan sesuai dengan kondisi yang paling umum. Berikut beberapa contoh tunjangan yang biasanya diberikan perusahaan kepada karyawan :
1. Tunjangan Transportasi
Mobilitas tinggi dalam sebuah perusahaan, menyebabkan tunjangan transportasi adalah tunjangan penting yang harus dimiliki karyawan. Karena berhubungan dengan mobilitas harian, tunjangan bisa diberikan dalam bentuk berupa uang ataupun kendaraan antar jemput yang disiapkan perusahaan untuk karyawannya.
Dan jika karyawan yang sering melakukan meeting di luar kantor dengan klien, akan mendapatkan tunjangan berupa makanan ataupun minuman di restoran. Beberapa pekerjaan juga terkadang mengharuskan karyawan ke luar kota ataupun keluar negeri. Tunjangan bisa berupa tiket dan akomodasi perjalanan.
Tunjangan ini diberikan perusahaan agar dimaksudkan, untuk melancarkan pekerjaan dan proyek yang sedang dilakukan, menjaga mobilitas yang lancar sangat penting, agar bisa mencapai target perusahaan.
2. Tunjangan Kesehatan
Tunjangan ini biasanya selalu masuk sebagai tunjangan tetap, dan salah satu tunjangan yang paling umum dimiliki perusahaan. Karena tunjangan ini bertujuan agar karyawan bisa memiliki akses kesehatan yang cepat dan lebih baik. Seperti resiko kecelakaan atau pun sakit. Pemerintah pun saat ini mewajibkan perusahaan untuk mendaftrakan karyawannya agar memiliki asuransi kesehatan, terutama BPJS Kesehatan.
Tunjangan ini berupa pembayaran asuransi atau BPJS yang langsung dibayarkan perusahaan bersamaan dengan gaji pokok.
3. Tunjangan Lembur
Tidak semua perusahaan memiliki tunjangan lembur, namun masih ada perusahaan yang menetapkan lembur sebagai tunjangan. Apalagi di Indonesia sendiri, bekerja nine-to-five tidak selalu terealisasi. Karena beban tanggung jawab yang besar.
Pada akhirnya tunjangan ini tidak selalu bisa dilakukan, karena waktu kerja yang tidak bisa diukur dengan jelas. Namun, untuk perusahaan yang menetapkan tunjangan ini pun diharapkan teliti dalam membuatnya, agar tidak terjadi cost berlebihan, yang berakibat pada keuangan perusahaan.
Maka dari itu penting untuk menerapkan work life balance agar beban kerja tidak sampai menganggu waktu karyawan untuk beristirahat, dan juga tidak menganggu arus keuangan perusahaan.
4. Tunjangan Tempat Tinggal atau Housing Allowance
Perusahaan yang banyak merekrut karyawan dari luar daerah, kota atau pun luar negeri, biasanya memiliki tunjangan tempat tinggal. Tunjangan ini tergantung dari kebijakan masing-masing perusahaan. Seperti mess karyawan, tempat kost, apartment, rumah dinas ataupun perumahan.
Tunjangan ini dimaksudkan agar karyawan yang sangat jauh tempat tinggalnya dari kantor, bisa mendapatkan akses kerja yang lebih dekat.
5. Tunjangan Makan
Tunjangan ini adalah yang paling sering diberikan perusahaan untuk karyawannya, tunjangan ini juga biasanya tergantung dari kehadiran atau absensi dari karyawan. Karyawan yang datang ke kantor akan mendapatkan tunjangan makan, dan jika tidak datang ke kantor tidak mendapatkan tunjangan ini.
Tunjangan ini sangat bermanfaat untuk karyawan karena makanan menjadi salah satu hal yang penting untuk keberlangsungan proses bekerja. Namun tidak selalu berbentuk uang, tunjangan ini bisa berupa makanan yang sudah dipersiapkan perusahaan untuk karyawannya.
6. Tunjangan Internet
Work From Home (WFH) atau juga Remote Working dan Hybrid Working sudah menjadi bagian dari pekerjaan saat ini. Hal tersebut membuat perusahaan membuat kebijakan baru tentang tunjangan internet, menggantikan tunjangan makan, jika karyawan lebih sering berada di rumah untuk bekerja.
Tunjangan ini juga bisa menjadi penting karena, internet menjadi salah satu kepentingan yang harus dimiliki oleh karyawan, koneksi internet yang lamban akan membuat kinerja karyawan menurun.
7. Tunjangan Hari Raya
Siapa yang tidak tahu tentang tunjangan ini, THR atau tunjangan hari raya adalah hal yang paling ditunggu-tunggu oleh karyawan. Dan uniknya, tunjangan ini hanya ada di Indonesia saja. Aturan tunjangan ini bahkan di atur pemerintah lewat undang-undang.
Besaran gaji tunjangan ini adalah 1 bulan gaji dan juga mendapatkan bingkisan hari raya, diberikan 2 minggu sebelum hari raya berlangsung. Tunjangan ini menjadi paling special bagi banyak orang karena sudah menjadi budaya di Indonesia.
8. Tunjangan Hari Libur atau Leave Allowance
Tidak selalu berupa uang atau barang, tunjangan hari libur juga bisa diberikan perusahaan untuk karyawan. Jika dalam beberapa periode pekerjaan terlalu banyak, dan menyebabkan karyawan bekerja lebih keras.
Pada tunjangan ini, perusahaan bisa memberikan waktu istirahat beberapa hari kepada karyawan, atau tiket ke luar kota atau pemesanan kamar hotel untuk staycation, bersama keluarga. Tunjangan ini dimaksudkan agar karyawan yang sudah bekerja cukup keras, mendapat reward untuk nantinya bisa menambah produktifitasnya lagi.
9. Tunjangan Lainnya
Masih banyak tunjangan lain yang bisa diberikan perusahaan kepada karyawannya. Seperti kualitas kerja yang meningkat, juga bonus tahunan. Jenis-jenis tunjangan yang tidak tetap bergantung dari kebijakan masing-masing perusahaan. Dan tidak terikat.
Manfaat Allowance bagi Perusahaan dan Karyawan
Sekilas, allowance terlihat seperti hanya memberikan kelebihan manfaat untuk karyawan saja. Padahal sebenarnya tidak begitu. Allowance juga sangat bermanfaat untuk kelangsungan perusahaan jangka panjang.
Karena dengan adanya tunjangan-tunjangan tersebut, karyawan akan lebih bisa produktif dan juga meningkatkan loyalitasnya kepada perusahaan. Tunjangan juga bisa meningkatkan relasi dan juga hubungan baik antara perusahaan dan karyawan, setiap hari karyawan dihadapkan dengan banyaknya tugas, yang terkadang membuat karyawan merasa burn out, bosan dan juga jenuh dengan pekerjaannya
Hal tersebut sangat berimbas kepada perusahaan, karena menurunkan produktivitas karyawan tersebut. Hal ini juga menghambat proses bisnis atau planning bisnis yang sedang atau akan berjalan.
Dengan adanya kebijakan allowance, bisa menambah semangat karyawan dalam mengejar target perusahaan, dan semangat inilah yang dibutuhkan perusahaan untuk meningkatkan pencapaiannya.
Jadi, tunjangan tidak semata-mata hanya menguntungkan satu pihak, seperti karyawan saja. Namun, engan adanya tunjangan, secara tidak langsung memberikan keuntungan yang lebih banyak untuk perusahaan.
