Video Advertising: Sukses Beriklan di Era Terkini
Video Advertising: Sukses Beriklan di Era Terkini
Di era digital saat ini, video telah menjadi salah satu bentuk konten yang paling efektif dalam membangun branding dan menjangkau masyarakat luas. Salah satu cara untuk menarik minat dan perhatian audiens atau calon target pasar bisa dilakukan dengan menggunakan video advertising. Video advertising merupakan salah satu strategi pemasaran yang semakin populer dan memberikan manfaat luar biasa bagi perusahaan.
Dengan munculnya platform media sosial dan layanan streaming, konten video menjadi semakin populer di kalangan konsumen. Menurut penelitian terbaru, video advertising memiliki tingkat keterlibatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan bentuk iklan lainnya sehingga menjadi cara yang efektif untuk menarik dan mempertahankan perhatian calon konsumen.
Video menjadi alat yang tepat untuk memperkenalkan produk atau layanan Anda dengan jelas kepada audiens. Secara tidak langsung, hal itu akan membantu Anda untuk meningkatkan hasrat pembelian dari audiens. Bahkan, menurut beberapa survei generasi milenial mengatakan bahwa mereka melakukan pembelian setelah melihat pemasaran video. Nah, untuk itu sebaiknya Anda segera mempertimbangkan untuk mulai menggunakan strategi video advertising dari sekarang.
Namun, sebelum itu Anda harus memahami tentang video advertising terlebih dahulu. Jadi, apa itu video advertising? Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini ya!
Apa Itu Video Advertising?

Video advertising adalah bentuk strategi pemasaran yang menggunakan video sebagai media untuk mempromosikan produk, layanan, atau brand sebuah bisnis. Dalam video advertising, konten video yang relevan dan menarik diciptakan untuk menjangkau target audiens dan memengaruhi mereka secara positif.
Seiring dengan zaman, para marketer sudah sadar bahwa video merupakan salah satu cara yang tepat untuk memperkenalkan brand kepada audiens. Bahkan, bisa dibilang hampir kebanyakan platform media sosial lebih mengutamakan video dibandingkan dengan jenis konten lainnya.
Video advertising memanfaatkan kekuatan daya tarik visual dan audio untuk menarik perhatian audiens dan menyampaikan pesan dengan efektif. Dalam periklanan video, pesan pemasaran yang ingin disampaikan dapat dikemas dalam bentuk narasi cerita, pemaparan produk, testimoni pelanggan, atau cara penggunaan yang menarik.
Video advertising juga memanfaatkan berbagai elemen kreatif seperti grafis, animasi, musik, dan efek khusus untuk menciptakan pengalaman yang menarik bagi audiens. Video advertising dapat disebarkan melalui berbagai platform, termasuk media sosial, situs web, platform streaming, atau saluran televisi.
Dalam strategi pemasaran digital, video advertising sering digunakan untuk memperluas jangkauan, meningkatkan kesadaran merek, menghasilkan interaksi, atau mengarahkan konversi. Dengan menggunakan video advertising perusahaan dapat menjangkau audiens yang lebih luas, meningkatkan keterlibatan, dan mencapai tujuan pemasaran mereka dengan lebih efektif.
Jenis-Jenis Video Advertising
Setelah memahami bahwa video advertising merupakan strategi yang tepat untuk meningkatkan brand awareness, pasti Anda tertarik untuk segera mempraktikkannya. Sebelum itu Anda harus mengetahui apa saja jenis iklan video yang bisa diterapkan, antara lain:
1. Native Video Ads
Native advertising merupakan salah satu jenis iklan yang formatnya menyesuaikan dengan masing-masing platform media sosial. Jadi, untuk memasang jenis iklan ini Anda harus membayar ke pihak ketiga seperti Facebook Ads, Instagram Ads, Google Ads, dan lain-lain. Nantinya, iklan yang ditampilkan akan terlihat seperti konten pada umumnya tidak akan mengganggu audiens saat membuka media sosial. Native video ads adalah opsi yang tepat bagi Anda yang ingin menerapkan video advertising. Anda bisa memasang jenis iklan ini di Instagram, Facebook, atau bahkan Twitter.
2. YouTube Video Ads
Ketika Anda menonton YouTube pasti ada iklan yang tersemat di dalamnya entah itu di awal, tengah, atau bahkan akhir video. Jadi, hal tersebut merupakan salah satu jenis dari video advertising yang menunjukkan jenis iklan ini cukup efektif untuk membangun branding yang kuat kepada audiens. Biasanya durasi iklan di YouTube bermacam-macam ada yang hanya 6 detik, 15 detik, bahkan 30 detik. Tidak jarang iklan di YouTube ada yang dapat di skip langsung, maka dari itu pastikan Anda membuat video yang menarik agar penonton mempunyai hasrat untuk melakukan tindakan.
3. Influencer Video Ads
Seiring dengan perkembangan zaman, strategi marketing semakin beragam. Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya influencer. Anda bisa menggunakan jasa mereka untuk membuat video mengenai promosi brand Anda. Hal itu akan mendatangkan engagement dan bahkan peningkatan penjualan yang besar untuk bisnis Anda melalui media sosial. Sebab, influencer mempunyai pengaruh besar terhadap followersnya.
4. UGC (User Generated Content)
User generated content adalah sebuah konten yang dibuat langsung oleh audiens dan nantinya akan di upload oleh brand itu sendiri. Jadi, dalam kasus ini Anda bisa membuat campaign video dengan menggunakan sebuah hashtag di platform media sosial. User generated content dipercaya mampu meningkatkan kepercayaan audiens dan membuat brand Anda mendapatkan review yang natural dari pengguna.
Manfaat Menggunakan Video Advertising untuk Branding
Setelah mengetahui jenis dari video advertising, ada beberapa manfaat yang bisa Anda ambil dalam penggunaan metode ini untuk meningkatkan branding dalam bisnis. Berikut ini adalah manfaat utamanya, antara lain:
1. Membangun Kredibilitas Bisnis
Setiap usaha harus memiliki kredibilitas untuk semakin sukses. Kredibilitas adalah kepercayaan merek atau brand di mata para pelanggan atau calon pelanggan. Untuk itu, dalam membangun kredibilitas dan kepercayaan ini Anda perlu sering melakukan campaign. Dengan konten iklan video, Anda akan lebih mudah menyentuh sisi emosi penonton untuk mempercayai branding. Iklan video yang kreatif dan menjelaskan produk dengan baik, dapat membuat mereka lebih percaya terhadap produk tersebut.
2. Meningkatkan Konversi atau Penjualan Bisnis
Konten video dinilai sangat berpengaruh terhadap penjualan suatu bisnis. Hal ini dikarenakan konten video terkadang tidak hanya menjual produk, namun juga mengarahkan para calon pembeli ke link pembelian produk. Sehingga, para calon pembeli pun memiliki potensi lebih besar untuk membeli produk tersebut.
3. Menciptakan Hubungan Familiar dari Pelanggan ke Brand
Manfaat iklan video selanjutnya yang perlu Anda ketahui adalah setiap iklan video yang memiliki traffic besar dan bila dilakukan secara rutin akan menciptakan sebuah hubungan familiar terhadap pelanggan. Respon positif nya adalah para pelanggan Anda akan mengenal ciri khas dari iklan produk milik Anda, bahkan sebelum Anda menyebutkan merk.
4. Mengajak Pelanggan Meninggalkan Kontribusi
Mungkin Anda berpikir bahwa kontribusi yang bisa ditinggalkan oleh pelanggan dan calon pembeli terhadap iklan video suatu merek adalah dengan cara membeli produk tersebut. Namun, perlu Anda ingat bahwa interaksi antar akun dalam media sosial lebih dari itu. Karena, memiliki iklan yang menarik dan ikonik akan membuat banyak orang rela meninggalkan jejak pada postingan iklan milik Anda seperti like, comment, bahkan share. Dengan ini, para calon pelanggan akan membantu Anda untuk menaikkan branding perusahaan.
5. Memiliki Potensi Mouth to Mouth yang Lebih Besar
Membuat iklan video dinilai mampu memiliki potensi pendongkrak iklan mouth to mouth yang lebih besar daripada iklan konvensional. Hal ini karena para pelanggan yang akan meninggalkan jejak tersebut pasti akan otomatis merekomendasikan iklan video itu kepada followers media sosialnya. Tidak seperti iklan mouth to mouth biasanya yang hanya dibagi kepada orang-orang terdekat Anda. Potensi iklan mouth to mouth terhadap para followers yang bahkan tidak Anda kenal bisa lebih besar.
6. Konten Video Memiliki Potensi Tinggi Unggul pada Search Engine Optimization (SEO)
Search Engine Optimization (SEO) atau mengoptimalkan mesin pencari dikatakan lebih menyukai konten video. Untuk itu, algoritma mesin pencari akan menyiarkan konten video lebih banyak dan lebih sering dibanding dengan konten iklan lainnya. Sebaiknya Anda dapat menggunakan Google Ads. Tentunya, keuntungan menggunakan Google Ads antara lain iklan video Anda akan tampil paling atas.
7. Menyiarkan Penjelasan Produk Jauh Lebih Mudah
Dibandingkan dengan konten iklan lainnya, iklan video memang menyiarkan penjelasan produk yang jauh lebih mudah. Jadi, setiap 10 detik iklan video Anda bisa memberitahu kepada penonton tentang penjelasan produk Anda dari keunggulan, kelebihan, dan review positif dari pembeli sebelumnya. Hal ini menyebabkan edukasi produk kepada penonton akan lebih banyak, sehingga para penonton video Anda bisa menetapkan pikiran mereka bahwa apakah mereka ingin membeli atau tidak. Singkatnya, konten iklan video bisa meningkatkan pembelian produk secara cepat.
Tips Membuat Video Advertising
1. Usahakan Durasinya Pendek
Durasi 15-30 detik adalah waktu yang tepat untuk video advertising. Manfaatkan durasi tersebut dengan baik untuk menarik perhatian audiens. Buat 2 detik pertama dalam video Anda terlihat sangat luar biasa agar audiens tetap menontonnya sampai akhir.
2. Sesuaikan dengan Minat Audiens
Setelah mengetahui minat mereka, hal tersebut bisa dijadikan bahan untuk membuat iklan video. Ini akan membantu Anda untuk mengemas video dengan cerita yang menyentuh emosional audiens dan menciptakan hubungan dengan mereka.
3. Sertakan Call To Action (CTA)
Call To Action (CTA) adalah unsur yang penting dalam video advertising. Sebab, itu akan menentukan apakah audiens mau mengambil tindakan atau tidak. Oleh karena itu, buat Call To Action (CTA) yang terlihat persuasif dengan kata-kata yang membangkitkan hasrat audiens untuk membeli produk Anda.
